sekretariat@matakin.or.id   +62-21-6509941   +62-21-65302778

Australia Awards Leadership for Senior


Australia Awards Leadership for Senior

Multi-faith Women Leaders


Xie Tian Zhi En, shanzaiDq. Lany Guito berhasil mewakili MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu) sebagai satu-satunya perempuan Khonghucu yang terpilih untuk mengikuti Leadership for Senior Multi-faith Women Leaders / Pengembangan Kepemimpinan Perempuan dalam Organisasi Lintas Agama. Program ini adalah kursus singkat yang merupakan kursus kedua tentang kepemimpinan perempuan Indonesia yang diselenggarakan oleh Australia Awards. Kursus pertama telah dilaksanakan tahun 2017 untuk kepemimpinan perempuan muslim. Universitas Deakin di Melbourne kembali terpilih sebagai tempat kursus singkat tersebut berkat keberhasilannya dalam mengelola kursus yang pertama. Seperti dijelaskan oleh Daniel Hunt, Australia Awards Indonesia Program Director ketika Pre-Workshop Australia 14-16 Agustus 2018 di Hotel DoubleTree Jakarta, bahwa Australia Awards adalah program kerjasama antara pemerintah Australia dan Indonesia melalui Kedutaan Australia. Ada beberapa program dari berbagai disiplin ilmu yang disediakan. Setelah kursus singkat tersebut diharapkan para alumni terhubung satu sama lain dari seluruh disiplin ilmu dan profesi, organisasi dan lembaga, dan wilayah geografis untuk berbagi pengalaman dan menciptakan peluang untuk kolaborasi.

Dua puluh tujuh pemimpin perempuan dari 6 agama dan berbagai organisasinya, perwakilan pemerintah, perguruan tinggi serta lembaga swadaya masyarakat telah berhasil lolos dalam seleksi ini. Setelah mengikuti Pre Workshop di Jakarta, mereka telah mengikuti kursus di Melbourne sejak tanggal 10 hingga 21 September dengan bimbingan Dr. Rebecca Barlow selaku Pemimpin dan Perancang Program, Prof. Shahram Akbarzadeh sebagai Manajer Proyek dan Penasihat Kursus serta Annemarie Ferguson sebagai Konsultan Kursus dan Petugas Proyek.

Selama kursus peserta mengikuti berbagai kegiatan di beberapa tempat sesuai jadwal. Mayoritas kegiatan dilaksanakan di Deakin University. Pada hari kedua mengunjungi The Women’s Information Referral Service (WIRE) , Multicultural Center for Women’s Health (MCWH) dan Australian Muslim Women’s Centre for Human Rights (AMWCHR). Kegiatan juga dilaksanakan dua kali di Queen Victoria Women’s Center. Pada tanggal 15 September berkunjung ke Dewan Kota Darebin untuk mengikuti Ganesha Chaturthiyang merupakan festival Hindu dan dialog dengan tokoh Dewan Antar Agama Darebin.


Selama kursus Peserta berjumpa dengan 16pembicara dan panelis dari 9 organisasi yang memberikan pengetahuan daninspirasi sesuai bidang masing-masing. Sesi kursus juga berisi program mentoring proyek studi sebagai sarana untuk mematangkan proyek studi yang menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh tiap peserta setelah kursus singkat ini. Proyek studi akan berlangsung selama 6 bulan, Oktober 2018 hingga Maret 2019. Pada bulan Januari 2019 akan diadakan post workshop untuk mengevalusi proyek studi yang dijalankan.

Kunjungan ke gedung parlemen dan perpustakaan kota sangat berkesan terutamaketika rombongan berkeliling memasuki ruang-ruang berarsitektur jaman Victoria. Seusai jadwal kursus para peserta memanfaatkan waktu untuk menjelajahi keindahan kota Melbourne. Peserta memanfaatkan fasilitas angkutan umum Tram untuk berkeliling kota mengunjungi tempat-tempat yang menarik. Queen Victoria Market menjadi tempat favorit belanja selain Brighton Beach, Philip Island, National Gallery, Shrine of Remembrance, dan Melbourne Star.


Adalah kesempatan yang berharga saat rombongan mendapat undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia yang menyelenggarakan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di hotel Pullman pada tanggal 17 September. Ibu Ariella Hana, salah satu peserta program, telah berhasil mengkomunikasikan keberadaan rombongan kepada Konsul Jenderal Indonesia untuk Victoria dan Tasmania, Ibu Spica Tutuhatunewa. Beliau juga berkenan hadir dalam acara penyerahan sertifikat peserta di Hotel Windsor sebelum rombongan kembali ke Indonesia.


Sebelum kembali ke tanah air, rombongan bermalam di Sydney dan mengunjungi Botanic Garden, Sydney Opera House, dan Harbour Bridge.

Segenap peserta berterima kasih atas kesempatan, fasilitas, dan program yang disediakan oleh Australia Awards.



Previous News
Next News


In Memoriam Bratayana Ongkowijaya,SE,XDS.


Related News